NAMA : WAHYU TRIONO
NPM : 2C414160
KLS : 3IC08
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang Masalah
Perkembangan jaman mengakibatkan
masyarakat memerlukan alat transportasi yang nyaman, murah dan cepat, namun dijaman
sekarang semakin tinggi biaya hidup maka daya beli masyarakat semakin rendah ,
maka dari itu di jaman sekarang perusahan transportasi yang menawarkan
kendaraan dengan harga yang mudah dijangkau, dan memberikan kemudahan dalam
membeli kendaraan salah satunya dengan kredit, agar masyarakat tidak terbebani
dengan harga yang lumayan tersebut, masyarakat bisa membeli kendaraan dengan
cara mengangsur sehingga masyarakat bisa membeli kedaraan, kredit mampu
membantu masyarakat untk membeli kebutuhaan akan barang yang memiliki nilai
yang tinggi
1.2 Tujuan Penulisan
Penulisan ini bertujuan agar pembaca tahu perbandingan keuntungan kredit yang
ditawarkan oleh perusahaan.
BAB II
PEMBAHASAN
2.1
Pengertian Kredit
Terminologi:
Istilah kredit berasal dari bahasa
Italia, yaitu “credare” yang artinya “kepercayaan”, ialah kepercayaan dari
pemberi pinjaman (kreditur) bahwa penerima pinjaman (debitur) akan melakukan
pengembalian dana yang dipinjam beserta bunganya sesuai dengan kesepakatan yang
terjadi di antara kedua belah pihak. Kreditur dalam hal ini mempercayai
kreditur tidak akan macet dalam mengembalikan pinjamannya.
Berdasarkan Undang-undang Perbankan
No 7 Tahun 1992:
Kredit merupakan penyediaan uang
atau tagihan yang dapat dipersamakan dengan itu berdasarkan persetujuan atau
kesepakatan pinjam-meminjam antara bank dengan pihak lain yang mewajibkan pihak
peminjam untuk melunasi utangnya setelah jangka waktu tertentu dengan jumlah
bunga imbalan atau pembagian hasil keuntungan.
Prinsip Dasar Kredit
Dalam penyaluran kredit harus
terdapat prinsip kepercayaan dan kehati-hatian. Indikator dari kepercayaan
tersebut didasarkan pada kepercayaan moral, komersial, finansial, dan jaminan.
Sedangkan kepercayaan dalam kredit dibedakan menjadi 2, yaitu kepercayaan murni
dan kepercayaan reserve.
Kepercayaan Murni adalah bila
kreditur memberikan kredit kepada debitur didasarkan hanya atas kepercayaan
saja tanpa ada jaminan apapun, misalnya kita meminjam uang kepada teman dan
tidak disertai dengan jaminan apapun, hanya berdasarkan atas saling percaya.
kepercayaan reserve adalah kreditur
memberikan kredit atau pinjaman kepada debitur tidak hanya berdasarkan
kepercayaan saja, namun disertai dengan agunan berupa materi, seperti BPKB,
sertifikat tanah, dan lain-lain. Bahkan, dalam penyaluran kredit di bank yang
lebih diutamakan adalah jaminan atas pinjaman tersebut, jadi tidak hanya
berdasarkan prinsip kepercayaan semata.
Fungsi Kredit, Bagi masyarakat
kredit memiliki fungsi sebagai berikut:
1.
Sebagai motivator dan dinamisator
dalam peningkatan aktivitas perdagangan dan perekonomian.
2.
Membuka
lapangan kerja tambahan bagi masyarakat.
3.
Melancarkan
arus uang dan arus barang.
4.
Sebagai
peningkatan hubungan internasional.
5.
Mengoptimalkan
produktivitas terhadap dana yang tersedia.
6.
Menaikkan
daya guna suatu barang.
7.
Mendorong
semangat berwirausaha bagi masyarakat.
8.
Menambah
modal kerja perusahaan.
9.
Meningkatkan Pendapatan Per Kapita /
Income per capita (IPC) bagi masyarakat.
10.
Mengubah
pola pikir dan bertindak masyarakat supaya lebih ekonomis.
Tujuan kredit:
2. Mendukung
agar dana-dana yang tersedia agar lebih produktif dan dapat dimanfaatkan dengan
optimal.
3.
Melaksanakan
aktivitas operasional bank.
4.
Memenuhi
permintaan kredit dari masyarakat.
5.
Melancarkan
lalu lintas pembayaran dan perputaran uang.
6.
Menambah
modal kerja bagi suatu perusahaan atau unit usaha.
7.
Meningkatkan
pendapatan dan juga kesejahteraan masyarakat.
2.2
Spesifikasi Sonic vs Satria
1.
Dari konsep Desain Motor Tersebut.
Tabel 1.1 Data Spesifikasi Produk
DATA SPESIFIKASI
|
||
NEW SONIC
|
ALL NEW SATRIA
|
|
TIPE MESIN
|
4 Langkah
|
4 Langkah
|
KLEP
|
DOHC 4 KLEP
|
DOHC 4 KLEP
|
PENDINGINAN
|
Cairan
|
Cairan
|
BORE X STROKE
|
57,3 mm x 57,8 mm
|
62 mm x 48,8 mm
|
KAPASITAS
|
149,16 cc
|
147,3 cc
|
PENGABUTAN
|
Injeksi
|
Injeksi
|
TRANSMISI
|
6 speed
|
6 speed
|
TENAGA MAKSIMAL
|
15,8 dk / 9.000 rpm
|
18,2 dk / 10.000 rpm
|
TORSI MAKSIMAL
|
13,5 Nm / 6.500 rpm
|
13,8 Nm / 8.500 rpm
|
P x L x T
|
1.941 mm x 669 mm x 997 mm
|
1.960 mm x 675 mm x 970 mm
|
BOBOT KOSONG
|
114 kg
|
109 kg
|
TINGGI JOK
|
762 mm
|
765 mm
|
JARAK SUMBU RODA
|
1.275 mm
|
1.280 mm
|
JARAK TERENDAH
|
140 mm
|
150 mm
|
KAPASITAS TANGKI
|
4 Liter
|
4 Liter
|
SUSPENSI DEPAN
|
TELESKOPIK
|
TELESKOPIK
|
SUSPENSI BELAKANG
|
MONOSOK
|
MONOSOK
|
REM DEPAN
|
CAKRAM 1 PISTON
|
CAKRAM 2 PISTON
|
REM BELAKANG
|
CAKRAM 1 PISTON
|
CAKRAM 1 PISTON
|
RODA DEPAN
|
70/90-17 38P
|
70/90-17 38P
|
RODA BELAKANG
|
80/90-17 50P
|
80/90-17 50P
|
2. Dari Konsep Desainnya.
Desain yang terlihat pada Sonic
futuristic ddan dinamis karena banyak lekukan yang berkesan 3D. Garis bodinya
konsisten dari depan sampai belakang, sehingga lebih enak dilihat. Desain ini
seperti pendahulunya, Sonic RS125 asal Thailand. Makin keren pakai pelek model
Y.
All New Satria juga menawarkan
desain yang tajam yang mengesankan kencang dan sporti. Sayang enggak konsisten,
karena headlamp malah sedikit membulat mirip topeng robot, dan lampu rem pun
malah membulat, bahkan di bawahnya ada sayap sepatbor yang berkesan merusak
desain. Dari sisi fungsi sih penting untuk menahan kotoran.
3. Dari Fitur & Teknologi
Tabel 1.2 Fitur & Teknologi
Produk
FITUR & TEKNOLOGI PRODUK
|
||
NEW SONIC 150R
|
ALL NEW SATRIAN F150
|
|
TAKOMETER
|
DIGITAL
|
DIGITAL
|
SPIDOMETER
|
DIGITAL
|
DIGITAL
|
ODOMETER
|
ADA
|
ADA
|
TRIPEMETER
|
-
|
ADA A & B
|
FUEL METER
|
ADA
|
ADA
|
INTERVAL OLI
|
-
|
ADA
|
SHIFT LIGHT
|
-
|
ADA
|
JAM
|
-
|
ADA
|
BAGASI
|
-
|
ADA
|
UKURAN PELEK
|
1,85 & 2,15
|
1,60 & 1,85
|
JENIS BAN
|
TUBELESS
|
TUBELESS
|
UKURAN BAN
|
70/90-17 (DEPAN)
|
70/90-17 (DEPAN)
|
80/90-17 (BELAKANG)
|
80/90-17 (BELAKANG)
|
|
REM
|
CAKRAM
|
CAKRAM
|
TRANSMISI
|
6 SPEED
|
6 SPEED
|
LAMPU DEPAN
|
LED
|
LED
|
LAMPU REM
|
BOHLAM
|
BOHLAM
|
KEY SHUTTER
|
PUTAR
|
TEKAN
|
FOOTSTEP DEPAN
|
FIX
|
FLEKSIBEL
|
Lampu utama Honda Sonic sudah LED,
sedang sein dan rem masih bohlam biasa. Panel indikatornya sudah digital,
isinya takometer model bar, spidometer, odometer, posisi gigi dan lampu-lampu,
sayang tak ada jam dan tripmeter. Sebagai pengaman kontak dibekali shutter key.
Peleknya berukuran 1.85x17 dan 2.15x17 dibalut ban 70/90-17 dan 80/90-17.
Pengereman depan pakai cakram lebar
296 mm dijepit kaliper 1 piston. Belakang juga cakram 1 piston. Footstep depan
Sonic pakai karet dan tak bisa dilipat. Suspensinya depan teleskopik khas ayam
jago berdiameter as 26 mm. Setang jepit tapi tinggi sehingga berkendara lebih
bersahabat. Sedangkan belakang monosok konvensional, tanpa link dan enggak bisa
disetel.
Suzuki juga membekali All New Satria
dengan lampu utama LED. Nah bagian spidometernya keren sudah mengusung full
digital dengan sapaan “FU 150 Ready Go” ketika kontak on. Isinya lebih lengkap,
mulai dari takometer yang mencapai 13.000 rpm, di bawahnya ada spidometer
dengan angka berukuran besar yang mudah dibaca. Selanjutnya ada jam, gear
position, fuelmeter, interval penggantian oli, odometer, trip A dan B. Bahkan
ada shift light dengan 4 pilihan mode, yang pertama mati, lalu low akan menyala
di 4.500 rpm, high menyala di 9.500 dan custom yang bisa diatur sesuai
keinginan pengendara mulai dari 3.000 rpm sampai 11.500 rpm.
Suzuki juga melengkapi Satria dengan
bagasi kecil yang cukup untuk menaruh sarung tangan dan lap kecil atau karcis
parkir, sayang engselnya terasa ringkih karena goyang. Peleknya lebih sempit
dari Sonic, depan hanya 1,60x17 dengan ban 70/90-17 dan belakang 1,85x17
berbalut ban 80/90-17. Sedang suspensi depan sama model ayam jago dengan
diameter as 26 mm. Belakang pun monosok tanpa link dan enggak bisa disetel.
Footstep depan logam dan bisa dilipat. Shutter key Satria juga model baru,
tidak perlu diputar untuk membuka pengunci magnetnya, cukup ditekan pakai anak
kunci, mudah kan! Starter menggunakan one push electric starter, cukup tekan
sekali makan dynamo akan berputar sampai mesin menyala.
Dari sisi mesin, Honda pakai
konstruksi DOHC 4 klep, namun pakai roller rocker arm sehingga gesekan lebih
rendah. Pasokan bensin sudah injeksi dengan ECU 33 pin dan pendinginan pakai
radiator. Tambahannya berbagai teknologi minim gesekan, seperti lapisan
molibdenum di piston dan offset cylinder. Sementara Satria pakai teknologi DOHC
tipe direct acting valve drive mechanism, yang mana kem langsung menonjok
tapet, karakternya cocok untuk putaran tinggi. Pasokan bensin sudah injeksi
dengan ECU 36 pin. Pendinginan radiator dan pakai silinder SCEM atau Suzuki
Composite Electrochemical Material. Tambahannya ada filter oli ganda.
4. Dari Riding Position & Handling
Dari keduanya menganut desain ayam
jago dengan setang jepit tinggi, namun riding position sedikit berbeda. Naik
Sonic lebih santai karena jok lebih rendah (762 mm) dan footstep pun posisinya
lebih ke depan. Sementara Satria berkesan lebih sporti, terasa dari jok lebih
tinggi (765 mm) dipadu setang rendah dan footstep lebih mundur.
Bagaimana dengan handling? Jika
untuk pemakaian harian, Satria sedikit lebih unggul karena selain lebih ringan
(109 kg) karakter suspensinya juga lebih lembut, terutama belakang yang empuk
banget. Beda cerita jika digunakan untuk kecepatan tinggi, handling Sonic lebih
nikmat karena redaman suspensinya lebih stabil, racikan compression dan rebound
yang lebih lambat menunjang manuver kencang, apalagi ukuran pelek lebih lebar,
jadi kendati lebar ban sama.
Satria dengan mesin baru yang
diracik mengejar performa tinggi, memang digdaya dari sisi akselerasi dan top
speed. Dengan konfigurasi overbore 62 x 48,8 mm, dipadu throttle body 32 mm
mesin ini mampu berkitir sampai hampir 13.000 rpm, tepatnya 12.800 rpm, makanya
tenaga maksimal on wheel 14,43 dk pun dicapai di 10.900 rpm dan torsi 10,47 Nm
di 8.800 rpm, diukur di dynamometer Dynojet 250i milik sportisi Motorsport.
Performa tersebut dipadu bobot hanya
109 kg, makanya akselerasi terbilang cepat. Misal mencapai 100 km/jam hanya
perlu waktu 11,1 detik. Sedang jarak 201 meter ditempuh 10,9 detik. Sedang top
speed di spidometer tembus 147 km/jam! Namun dengan karakter pencapaian peak
power serba di putaran atas, jangan heran jika dipakai harian yang sering stop
and go jadi geregetan. Lantaran jadi boyo banget saat putaran mesin di bawah
7.000. Asyiknya tentu jika dipakai di sirkuit atau ketemu jalan panjang yang
bisa main putaran tinggi.
Beda karakter dengan Sonic, yang
konfigurasinya hampir square dengan bore x stroke 57,3 x 57,8 mm, dipadu
throttle body hanya 30 mm. Putaran maksimal hanya 10.400 rpm, dengan pencapaian
tenaga maksimal 14,18 dk di putaran mesin di 8.950 rpm dan torsi 13,08 Nm di
6.800 rpm.
Dipadu bobot 114 kg, power to weight
ratio Sonic kalah dari Satria, makanya akselerasinya juga sedikit lebih lambat.
Contoh mencapai 100 km/jam butuh 12,5 detik, jarak 201 meter diraih 11,4 detik.
Top speed di spidometer 137 km/jam. Seberapa irit kedua motor Ayago ini? Yup,
versi Otomotif menyebutkan bahwa Honda Sonic 150R masih lebih irit dibandingkan
All New Satria Injeksi, namun selisihnya tidak begitu banyak, hanya 0,3 Km/l.
Data lengkap silakan simak tabel data test.
Tabel 1.3 Data Test Akselerasi
Produk.
DATA TEST (DETIK)
|
||
NEW SONIC 150R
|
ALL NEW SATRIA F150
|
|
0-60 km/j
|
4,4 detik
|
3,8 detik
|
0-80 km/j
|
7,4 detik
|
6,5 detik
|
0-100 km/j
|
12,5 detik
|
11,1 detik
|
0-100 m
|
7,3 detik
|
6,9 detik
|
0-201 m
|
11,4 detik
|
10,9 detik
|
0-402 m
|
18,4 detik
|
17,5 detik
|
TOP SPEED SPIDO
|
137 km/j
|
147 km/j
|
TOP SPEED RACELOGIC
|
119,1 km/j
|
132 km/j
|
KONSUMSI BENSIN
|
40 km/l
|
39,7 km.l
|
Walaupun kalah dalam hal akselerasi,
namun karakter mesin Sonic lebih enak untuk harian, lantaran di 4.000 rpm saja
torsinya mencapai 10,5 Nm! Angka itu sudah lebih besar dari maksimalnya Satria!
Makanya untuk harian yang stop and go Sonic gesit banget, buka gas sedikit
langsung ngacir tanpa perlu buka gas dalam-dalam atau slip kopling.
6. Konsumsi Bensin
Menggunakan bensin beroktan 92,
keduanya ternyata menawarkan konsumsi bensin yang tak beda jauh. Sonic yang
pakai rasio kompresi 11,3:1 mampu menempuh jarak 40 km tiap liternya. Sedang
Satria yang pakai rasio kompresi 11,5:1 sedikit lebih boros, 39,7 km/lt.
Dan dari kedua produk sepeda motor
ini memiliki beberapa kesamaan , diantaranya headlamp LED dan Spidometer yang
sama dan harga produk ini hampir sama juga khususnya dari harga sebagai
berikut:
Tabel 1.4 Daftar Harga Produk
Honda Sonic 150 r
|
All New Satria F150
|
Rp. 21.350.000 (Versi Standar)
|
Rp. 21.650.000 (Versi Standar)
|
Rp. 21.950.000 (Versi Stripping
Moto Gp)
|
Rp. 21.950.000 (Versi Stripping
Moto Gp)
|
2.3 Tabel Kredit dan Perhitungan Bunganya
Suzuki Satria FU 150 Moto GP FI
|
|||||
Harga OTR Rp 21.950.000
|
|||||
Uang Muka
|
11x
|
17x
|
23x
|
29x
|
35x
|
4.400.000
|
2.086.000
|
1.450.000
|
1.144.000
|
986.000
|
858.000
|
4.750.000
|
2.049.000
|
1.424.000
|
1.124.000
|
969.000
|
843.000
|
5.000.000
|
2.022.000
|
1.406.000
|
1.109.000
|
957.000
|
832.000
|
5.250.000
|
1.995.000
|
1.388.000
|
1.095.000
|
944.000
|
822.000
|
5.500.000
|
1.968.000
|
1.369.000
|
1.080.000
|
932.000
|
811.000
|
5.750.000
|
1.941.000
|
1.351.000
|
1.066.000
|
920.000
|
800.000
|
6.000.000
|
1.914.000
|
1.333.000
|
1.051.000
|
908.000
|
789.000
|
6.250.000
|
1.887.000
|
1.314.000
|
1.037.000
|
895.000
|
779.000
|
6.500.000
|
1.860.000
|
1.296.000
|
1.022.000
|
883.000
|
768.000
|
6.750.000
|
1.833.000
|
1.277.000
|
1.008.000
|
871.000
|
757.000
|
Cara Menghitung Bunga Kredit
Pihak dealer sebetulnya tidak mengeluarkan
kredit kendaraan kepada Anda, tetapi pembayaran kendaraan Anda dibayar lunas
oleh bank leasing ke pihak dealer. Jadi pembayaran selanjutnya sama seperti
pinjam uang ke bank, hanya jaminannya tidak kita urus sendiri karena sudah
diurus oleh pihak dealer, yakni berupa BPKB kendaraan.
Dealer hanya mengurus surat-surat
kendaraan bermotor (STKNK, BPKB, Plat Nomor), selanjutnya bertanggung jawab
terhadap garansi service selama perjanjian dalam kontrak. STNK dan plat nomor
diserahkan kepada nasabah, sedangkan BPKB menjadi jaminan kredit kendaraan di
bank leasing. Anda bisa mengambil BPKB kendaraan, jika sudah melunasi cicilan
ke bank leasing.Mengenai asuransi kehilangan, Anda dikenakan premi yang
dimasukan ke dalam cicilan bulanan dan pendaftarannya diurus oleh pihak
leasing. Jika saya keliru, silakan diluruskan.
Perhitungan kredit motor
Misalnya, Anda mengambil kredit
motor Suzuki Satria FU 150 Moto GP FI pada tabel harga di atas pada salah satu
dealer di kota Anda, harga Nettnya Rp. 21.950.000 dan membayar DP Rp.
5.000.000. Maka sisa pokok harga Rp. 16.950.000. Nah, besar kredit yang dibayar
oleh leasing ke dealer adalah Rp. 16.950.000 (setelah dikurangi DP). Anda punya
uang Rp.5.000.000 juta, pinjam ke leasing Rp. 16.950.000(jaminan BPKB), total
jadi Rp. 21.950.000 kemudian dipakai untuk beli motor ke dealer seharga
Rp. 21.950.000
Contoh :
Harga motor = Rp. 21.950.000
Lama cicilan = 35 bulan
Cicilan = Rp. 832.000 per bulan
Berapa persen bunganya?
Bunga total (35 bulan) = Rp. 832.000 x 35 = Rp. 29.120.000
Bunga total (35 bulan) = Rp. 29.120.000 – Rp. 16.950.000
(pokok) = Rp.12.170.000
Bunga total (35 bulan) = Rp. Rp. 12.170.000/ 35 bulan = Rp. 347.714
Persentase bunga = Rp. 347.714 / Rp. 16.950.000 = 0,021 x 100%
= 2,1%
Besarnya persentase bunga ini
kemungkinan sudah termasuk premi asuransi, besar bunga juga tergantung lama
pengkredit yang di ambil.
Honda Sonic 150R Moto GP FI
|
|||||
Harga OTR Rp 21.950.000
|
|||||
Uang muka
|
10x
|
16x
|
22x
|
28x
|
29x
|
3.250.000
|
2.296.000
|
1.566.000
|
1.234.000
|
1.052.000
|
925.000
|
3.500.000
|
2.268.000
|
1.547.000
|
1.219.000
|
1.039.000
|
914.000
|
3.750.000
|
2.240.000
|
1.528.000
|
1.204.000
|
1.026.000
|
903.000
|
4.000.000
|
2.211.000
|
1.509.000
|
1.189.000
|
1.014.000
|
892.000
|
4.250.000
|
2.183.000
|
1.489.000
|
1.174.000
|
1.001.000
|
881.000
|
4.500.000
|
2.154.000
|
1.470.000
|
1.159.000
|
989.000
|
870.000
|
4.750.000
|
2.126.000
|
1.451.000
|
1.144.000
|
976.000
|
859.000
|
5.000.000
|
2.097.000
|
1.432.000
|
1.129.000
|
963.000
|
848.000
|
5.250.000
|
2.069.000
|
1.413.000
|
1.114.000
|
951.000
|
836.000
|
5.500.000
|
2.040.000
|
1.393.000
|
1.099.000
|
938.000
|
825.000
|
5.750.000
|
2.012.000
|
1.374.000
|
1.084.000
|
925.000
|
814.000
|
6.000.000
|
1.984.000
|
1.355.000
|
1.069.000
|
913.000
|
803.000
|
6.250.000
|
1.955.000
|
1.336.000
|
1.054.000
|
900.000
|
792.000
|
6.500.000
|
1.927.000
|
1.317.000
|
1.039.000
|
887.000
|
781.000
|
7.000.000
|
1.870.000
|
1.278.000
|
1.009.000
|
862.000
|
759.000
|
Perhitungan kredit motor
Misalnya, Anda mengambil kredit
motor Honda Sonic 150R Moto GP FI pada tabel harga di atas pada salah satu
dealer di kota Anda, harga Nettnya Rp 21.950.000 dan membayar DP Rp.4.500.000.
Maka sisa pokok harga Rp. 17.450.000. Nah, besar kredit yang dibayar oleh
leasing ke dealer adalah Rp. 17.450.000.(setelah dikurangi DP). Anda punya uang
Rp.4.500.000. juta, pinjam ke leasing Rp. 17.450.000 (jaminan BPKB), total jadi
Rp.21.950.000 kemudian dipakai untuk beli motor ke dealer seharga Rp.
21.950.000
Contoh :
Harga motor = Rp. 21.950.000
DP = Rp. 4.500.000
Lama cicilan = 29 bulan
Cicilan = Rp. 870.000 per bulan
Berapa persen bunganya?
Bunga total (29 bulan) = Rp. 870.000 x 29 = Rp. 25.230.000
Bunga total (29 bulan) = Rp. 25.230.000 – Rp. 17.450.000
(pokok) = Rp.7.780.000
Bunga total (29 bulan) = Rp.7.780.000/ 29 bulan = Rp. 268.275
Persentase bunga = Rp. 268.275/ Rp. 17.450.000 = 0,015 x 100% = 1,5%
Besarnya persentase bunga ini
kemungkinan sudah termasuk premi asuransi, besar bunga juga tergantung lama
pengkrediten yang diambil
BAB III
KESIMPULAN
3.1 Kesimpulan
Dari
perbandingan kredit ditas dapat disimpulkan keuntungan konsumen yang dirasakan
berbeda, bila konsumen mengkredit motor dengan dp yang rendah dan cicilan yang
lebih lama maka bunganya akan lebih besar, tetapi cicilan yang di setorkan tiap
bulan lebih ringan, sedangkan bila konsumen memberi dp lebih besar dan cicilan
yang lebih cepat maka bunga yang didapat lebih rendah tetapi cicilan yang di
setorkan tiap bulan lebih tinggi, setiap penyedia kredit juga memiliki
ketetapan bunga sendiri-sendiri sesuai kebijakan perusahaan. jadi tergantung
konsumen ingin memilih kredit yang di inginkan.
Sumber :



Tidak ada komentar:
Posting Komentar