Jumat, 07 Oktober 2016

PERBANDINGAN BAN


NAMA            : WAHYU TRIONO
NPM               : 2C414160
KELAS           : 3IC08

BAB I
PENDAHULUAN
1.1       Latar Belakang
Perkembangan dunia otomotif yang semakin pesat, menuntut industri otomotif untuk selalu mengedepankan kemajuan teknologinya masing-masing. Supaya mampu mengikuti perkembangan tersebut maka setiap industry terutama dibidang otomotif dituntut untuk melakukan terobosan bahkan menemukan teknologi baru agar produk yang dihasilkan tidak memiliki kenyamanan bagi konsumen.
Ban merupakan salah satu bagian utama Dari setiap kendaran, mengingat fungsinya sangat berperan dalam pengoperasian kendaraan. Pada umumnya kendaraan harus memiliki tenaga yang cukup untuk bergerak pada berbagai kondisi atau keadaan, tenaga tersebut dihasilkan dari motor melalui pembakaran bahan bakar dalam selinder. Diketahui bahwa kendaraan bergerak dan berjalan pada jalan yang tidak selalu rata, namun terkadang mendaki atau menurun. Demikian juga tidak selalu berjalan di jalan yang berkondisi baik terkadang kendaraan kendaraan berjalan di kondisi jalan yang kurang baik atau rusak. Untuk mengtasinya, maka setiap kendaraan harus dilengkapi dengan ban untuk mendukung pergerakan kendaraan.
Ban disini berfungsi untuk mengurangi goncangan saat kendaraan melaju dengan kecepatan tinggi maupun kecepatan rendah, di kondisi jalan yang baik maupun kondisi jalan yang rusak. Ban akan meredam guncangan yang terjadi pada saat kendaraan melaju dijalan sehingga kendaraan melaju dengan baik dan memiliki manuver yang baik sehingga membuat sipengendara  nyaman.

1.2       Tujuan Penulisan
Tujuan dari penulisan ini adalah untuk mendeskripsikan tentang kelebihan dan kekurang jenis-jenis ban yang ada, sehing kita dapat ngetahui jenis ban mana yang cocok kita pakai untuk kendaraan kita

BAB II
PEMBAHASAN
2.1       Pengertian Ban
Ban adalah peranti yang menutupi velg suatu roda. Ban adalah bagian penting dari kendaraan darat, dan digunakan untuk mengurangi getaran yang disebabkan ketidakteraturan permukaan jalan, melindungi roda dari aus dan kerusakan, serta memberikan kestabilan antara kendaraan dan tanah untuk meningkatkan percepatan dan mempermudah pergerakan.
Bagian-bagian ban :
  1. Tread adalah bagian telapak ban yang berfungsi untuk melindungi ban dari benturan, tusukan objek dari luar yang dapat berusak ban. Tread dibuat banyak pola yang disebut Pattern.
  2. Breaker dan Belt adalah bagian lapisan benang (pada ban biasa terbuat dari tekstil, sedangkan pada ban radial terbuat dari kawat) yang diletakkan di antara tread dan casing. Berfungsi untuk melindungi serta meredam benturan yang terjadi pada Tread agar tidak langsung diserap oleh Casing.
  3. Casing adalah lapisan benang pembentuk ban dan merupakan rangka dari ban yang menampung udara bertekanan tinggi agar dapat menyangga ban.
  4. Bead adalah bundelan kawat yang disatukan oleh karet yang keras dan berfungsi seperti angkur yang melekat pada velg.
2.2       Perbandingan Ban
Berikut ini adalah perbandingan jenis-jenis ban yang sering digunakan pada kendaraan di indonesia :
A.   Ban Tubeless. 

Ban Tubeless adalah ban yang dirancang tanpa mempunyai ban dalam. Ban tubeless in diciptakan sekitar tahun 1990. Ban tubeless adalah ban pneumatik yang tidak memerlukan ban dalam seperti ban pneumatik biasanya Sehingga dengan tidak adanya ban dalam maka tidak perlu lagi yang namanya tambal ban pada ban tubeless ini. Ban tubeless dilengkapi dengan lapisan dalam untuk menghindari adanya kebocoran udara, lapisan dalam tersebut juga berfungsi untuk menghambat udara bocor dengan cepat ketika ban tertusuk seperti paku dan lain-lain, sehingga tingkat keamanannya cukup bagus. Ban tubeless memiliki tulang rusuk terus menerus dibentuk secara integral ke dalam manik ban sehingga mereka dipaksa oleh tekanan udara di dalam ban untuk menutup dengan flensa dari velg roda logam.
B.    Ban Radial 

Ban radial adalah ban yang dibuat dengan lapisan serat yang arahnya menyilang pada lingkar ban. Tipe ban radial ini, sabuknya terbuat dari serat baja. Ban radial disebut juga ban radial baja dengan tapak yang lebih kaku, lebih tahan terhadap guncangan dan juga keausan dari pada tipe ban bias. Untuk ban radial, konstruksi carcass cord membentuk sudut 90 derajat sudut terhadap keliling lingkaran ban. Jadi dilihat dari samping konstruksi cord adalah dalam arah radial terhadap pusat atau crown dari ban. Bagian dari ban berhubungan langsung dengan permukaan jalan diperkuat oleh semacam sabuk pengikat yang dinamakan "Breaker" atau "Belt". Ban jenis ini hanya menderita sedikit deformasi dalam bentuknya dari gaya sentrifugal, walaupun pada kecepatan tinggi. Ban radial ini juga mempunyai "Rolling Resistance" yang kecil
C.    Ban Bias

Ban bias adalah ban yang dibuat dengan lapisan serat yang arahnya miring. Ban bias memiliki tapak atau tread dengan daya serap benturan yang baik sehingga memberi kenyamanan ketika berkendara.Ban dengan struktur bias adalah yang paling banyak dipakai. Dibuat dari banyak lembar cord yang digunakan sebagai rangka dari ban. Cord ditenun dengan cara zig-zag membentuk sudut 40 sampai 65 derajat sudut terhadap keliling lingkaran ban
Tabel Perbandingan Ban
PERBANDINGAN BAN TUBLES, BAN RADIAL DAN BAN BIAS
Kelebihan ban Tubles
Kelebihan ban Radial
Kelebihan ban Bias
  1. Lebih aman dan lebih tahan bocor apabila ban terkena benda tajam 
  2. Lebih efisien dan ekonomis, efisien dalam konsumsi bahan bakar karena lebih ringan (tidak menggunakan ban dalam) lebih ekonomis karena tidak perlu membeli ban dalam. 
  3. Lebih dingin, karena tidak ada gesekan antara ban dalam dan ban luar.

  1. Saat beradu dengan jalan, dinding ban radial yang fleksibel mampu mencengkram dengan erat. tapak ban yang lebar juga membuat daya cengkram semakin kuat pada sudut yang lebih kecil, terutama pada saat berbelok. 
  2. Tekanan pada area kontak permukaan ban radial dengan jalan terdistribusi dengan baik, hal ini akan menghasilkan gesekan yang merata pada permukaan ban. 
  3. Ban radial memberikan tingkat pada kecepatan tinggi, dikarenakan sisi ban yang dapat meredam tekstur permukaan jalan. 
  4. Lapisan kawat yang terjalin secara bersambung diseputar puncak terluar ban membuat ban radial saat dipacu dengan tetap stabil.
  1. Masih banyak mobil dan motor yang menggunakan ban biasa ini, terutama di daerah pedalaman Hal itu memang sangat cocok, mengingat ban biasa sangat tahan jika digunakan di jalanan yang kurang begitu bagus, sebab struktur karet lebih empuk. 
  2. Umurnya yang lebih panjang karena terbuat dari compound yang cukup kuat. 
  3. Motor yang menggunakan ban biasa sangat nyaman digunakan ketika jalanan macet karena mampu bermanuver dengan baik. 
  4. Harga ban biasa pun lebih murah dibandingkan ban tubeless, dan ban biasa dapat dipasang pada segala jenis pelek ban.
Kekurangan ban Tubles
Kekurangan ban Radial
Kekurangan ban Bias
  1. Sayangnya, ban tubeless ini hanya bisa digunakan pada pelek racing. Walaupun sudah ada alat yang dapat memasang ban tubeless pada pelek jari-jari, tetap saja risiko bocornya nitrogen tetap ada. Selain itu, kekurangan lain ban tubeless adalah harganya yang relatif lebih mahal dibanding ban biasa. 
  2. Ban tubeless juga lebih keras dibanding ban biasa karena memiliki struktur karet lebih tebal dan padat. 
  3. Karena itu, jika Anda sering melewati jalanan yang rusak menggunakan ban tubeless, justru pelek dan komponen lain akan cepat rusak. Ban tubeless lebih cocok digunakan di jalan yang bagus.
  1. Ban Radial kurang kuat atau Lemah di Bagian  dinding ,arti kata lemah di bagian dinding ,ban Radial Gampang kena Cut di Bagian dinding karena mempunyai dinding yang tipis. 
  2. kurang cocok apabila di oprasikan di jalan yang rusak atau di tambang yang jalannya tidak terawat.
  1. Khusus bagi Anda pengguna ban biasa, kekurangan utama dari ban biasa adalah mudah bocor dan menjadi makanan empuk ranjau paku. Bagi pengendara motor, kalau lagi apes, Anda harus mencari tukang tambal ban yang letaknya sangat jauh dari tempat Anda mengalami ban bocor. 
  2. Belum lagi Anda harus mendorong motor hingga jarak yang tak tentu. Lebih sial lagi jika ternyata ban dalam ternyata sudah robek sehingga mau tak mau harus diganti dengan ban dalam baru, tidak bisa ditambal lagi. Dengan demikian, pengeluaran pun akan lebih mahal.

BAB III
KESIMPULAN
3.1        Kesimpulan
            Setiap ban memiliki kekurangan dan kelebihan masing-masing sebagai konsumen kita harus pintar memilih jenis ban apa yang baik digunakan untuk kendaran yang kita gunakan, penggunaan ban sebaiknya disesuaikan dengan medan atau lingkungan yang sering kita lewati atau yang sering kita pakai sehari-hari






Sumber :


Tidak ada komentar:

Posting Komentar