NAMA : WAHYU TRIONO
NPM : 2C414160
KLS
: 3IC08
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang Masalah
Perkembangan
dunia otomotif yang semakin pesat, menuntut industri otomotif untuk selalu
mengedepankan kemajuan teknologinya masing-masing. Supaya mampu mengikuti
perkembangan tersebut maka setiap industry terutama dibidang otomotif dituntut
untuk melakukan terobosan bahkan menemukan teknologi baru agar produk yang
dihasilkan tidak ketinggalan zaman.
Rem
merupakan salah satu bagian utama Dari setiap kendaran, mengingat fungsinya
sangat berperan dalam pengoperasian kendaraan. Pada umumnya kendaraan harus
memiliki tenaga yang cukup untuk bergerak pada berbagai kondisi atau keadaan,
tenaga tersebut dihasilkan dari motor melalui pembakaran bahan bakar dalam
selinder. Diketahui bahwa kendaraan bergerak dan berjalan pada jalan yang tidak
selalu rata, namun terkadang mendaki atau menurun. Demikian juga tidak selalu
berjalan yang lurus terkadang kendaraan berbelok di tikungan dan berhenti
secara tiba-tiba. Untuk mengtasinya, maka setiap kendaraan harus dilengkapi
dengan sistem pengereman yang lebih aman pada saat pengemudi menginginkan
kendaraan berhenti secara tiba-tiba atau ingin memperlambat laju kendaraan,
maka rem sangat dibutuhkan untuk mengontrol kecepatan kendaraan.
Menurut para
ahli rem merupakan kebutuhan sangat penting untuk keamanan berkendara.
Perkembangan teknologi rem yang hingga saat ini semakin berkembang dimulai dari
rem tromol hinga yang paling banyak digunakan sekarang yaitu rem bersistem ABS.
Semakin majunya teknologi maka sistem pengereman menjadi lebih stabil dan
menjadi lebih aman sehingga menambah kenyamanan para penggunanya.
Berdasarkan
latar belakang masalah di atas penulis tertarik untuk membanding sistem rem
tromol, rem cakram, rem cbs, dan rem abs yang banyak di gunakan pada kendaraan
bermotor di indonesia
1.2 Tujuan Penulisan
Tujuan dari
penulisan ini adalah untuk mendeskripsikan tentang kelebihan dan kekurang
sistem rem diatas sehingga kita dapat mengetahui sistem rem yang aman untuk
digunakan
BAB II
PEMBAHASAN
2.1 Sistem Rem
Rem
merupakan salah satu bagian kendaraan yang sangat penting pada sebuah kendaraan
rem ini dapat mengatur kecepatan ataupun menghentikan lajunya kendaraan sesuai
dengan yang kita harapkan, pengaturan kecepatan ataupun diberhentikannya
lajunya kendaraan ini diatur melalui suatu gesekan antara komponen rem dengan
roda yang berputar.
2.2 Perbandingan Rem
Berikut ini perbandingan dari rem yang telah di sebutkan diatas :
A. Rem Tromol
Rem tromol
adalah salah satu konstruksi rem yang cara pengereman kendaraan dengan
menggunakan tromol rem (brake drum), sepatu rem (brake shoe), dan silider roda
(wheel cylinder). Pada dasarnya jenis rem tromol yang digunakan roda depan dan
belakang tidak sama, hal ini dimaksudkan supaya system rem dapat berfungsi
dengan baik dan sesuai dengan persyaratan. Cara kerja rem tromol: Pada saat
tuas rem ditarik atau pedal rem diinjak, maka akan terjadi pergerakan pada
komponen-komponen rem tromol, yaitu terjadinya gesekan antara tromol dan kanvas
rem. Piston akan menekan pada kanvas rem dan menyebabkan adanya gaya gesekan
yang kuat sehingga mampu menghentikan putaran atau gerakan tromol. Pada saat
pengereman per pengembali juga meregang dengan maksimal.
B. Rem Cakram
Rem cakram
adalah perangkat pengereman yang digunakan pada kendaraan modern. Rem ini
bekerja dengan menjepit cakram yang biasanya dipasangkan pada roda kendaraan,
untuk menjepit cakram digunakan caliper yang digerakkan oleh piston
untuk mendorong sepatu rem (brake pads) ke cakram. Cara kerja rem cakram
adalah pada saat anda menginjak pedal rem, maka piston pada master rem akan
tertekan dan terdorong ke depan. Hal tersebut memberikan tekanan pada minyak
rem dan diteruskan melalui selang rem ke piston yang menyebabkan kampas rem
terdorong, sehingga kampas rem tersebut mencengkram piringan cakram.
C. Rem ABS
ABS (Anti-Lock
Brake System) adalah sebuah sistem pada kendaraan bermotor yang mencegah
terjadinya roda menjadi terkunci pada saat pengereman. Tujuannya adalah memungkinkan
pengemudi untuk mempertahankan kontrol pengendalian pada saat pengereman
mendadak dan digunakan untuk memperpendek jarak pengereman (dengan
memperbolehkan pengemudi menginjak pedal rem secara penuh tanpa perlu khawatir
kendaraan akan selip dan lepas kendali seperti bila kita melakukan pengereman
pada kendaraan non ABS (Anti-Lock Brake System ).
Cara kerjanya
adalah pada kendaraan terdapat electronic unit, speed sensor dan hydraulic
valve pada brake circuit. Electronic unit memonitor kecepatan dari roda pada
saat pengereman,jika berbeda maka rem akan me’release’, dan selanjutnya
mengerem lagi. Hampir sama dengan apabila kita melakukan pengereman
sedikit-sedikit atau dalam artian tekan-lepas-tekan lepas. ABS tersebut bisa
melakukan pengereman dalam artian ‘tekan-lepas’ sebanyak 20 kali per detik.
Jadi dengan teknologi ini berguna untuk mencegah ban terkunci.
|
Tabel Perbandingan Rem
|
||
|
Kelebihan Rem Tromol
|
Kelebihan Rem Cakram
|
Kelebihan Rem ABS
|
|
|
|
|
Kekurangan Rem Tromol
|
Kekurangan Rem Cakram
|
Kekurangan Rem ABS
|
|
|
|
BAB III
KESIMPULAN
3.1 Kesimpulan
Kesimpulan dari perbandingan diatas adalah semakin majunya teknologi sehingga
menyebabkan terjadi perkembangan sistem rem yang bertujuan untuk menyempurnakan
sistem rem yang ada memiliki keunggulan dan kekurangan masing-masing, sehingga
sistem tersebut menjedi lebih baik, aman dan nyaman dalam penggunaan nya.
Sumber :
Tidak ada komentar:
Posting Komentar